Oleh : | 17 Juli 2020 | Dibaca : 6 Pengunjung
|
| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM di Kelurahan Cempaga |
Bangli – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, pada Jumat, 17 Juli 2020. Kegiatan ini mengangkat tema praktik manajemen untuk meningkatkan produktivitas kelompok perajin sebagai upaya mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di tengah tantangan pandemi Covid-19.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Ni Made Wahyuni, S.E., M.Agb., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pendampingan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan fokus yang lebih spesifik pada penerapan praktik manajemen usaha bagi pelaku UMKM.
Menurutnya, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan usaha para pelaku UMKM, sehingga diperlukan pendampingan agar mereka mampu bertahan sekaligus meningkatkan daya saing usahanya. Salah satu strategi yang ditekankan adalah pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha dan pemasaran produk.
"Di era adaptasi kebiasaan baru, digitalisasi dalam proses manajemen dan pemasaran menjadi sangat penting. Pelaku UMKM perlu memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi agar produk yang dihasilkan tetap mampu menjangkau pasar dan usaha dapat terus berkembang meskipun berada dalam situasi pandemi," ujar Dr. Ni Made Wahyuni.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa, Dr. I Made Sara, S.E., M.P., mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk-produk lokal hasil karya UMKM Bali. Menurutnya, meningkatnya penggunaan produk lokal akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.
Selain mendorong optimalisasi pemasaran digital, ia juga menekankan pentingnya penguatan manajemen usaha yang meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, efisiensi proses produksi berbasis teknologi, strategi pemasaran yang efektif, serta perlindungan hak kekayaan intelektual atas produk yang dihasilkan.
"Penguatan kapasitas pelaku UMKM tidak hanya dilakukan melalui peningkatan pemasaran, tetapi juga melalui pengelolaan usaha yang baik, peningkatan kualitas produk, pemanfaatan teknologi, serta perlindungan hak cipta agar produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Cempaga, Cok Agung Anggaduwipa Indrawan, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kelurahan Cempaga sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pendampingan dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan, terutama bagi para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan perak dan industri perhiasan, yang merupakan salah satu potensi unggulan Kelurahan Cempaga.
Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan motivasi serta meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengelola usaha, khususnya pada aspek manajemen, inovasi, dan pemasaran produk.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa yang telah memilih Kelurahan Cempaga sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. Pendampingan seperti ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan kemampuan manajemen usaha dan pemasaran sehingga dapat mendorong berkembangnya usaha masyarakat," ujar Lurah Cempaga.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaku UMKM, pada kesempatan tersebut tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa juga menyerahkan paket sembako kepada para pelaku usaha serta bantuan peralatan produksi yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dan kapasitas produksi UMKM di Kelurahan Cempaga.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan UMKM. Pendampingan akademisi diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pelaku usaha sehingga UMKM di Kelurahan Cempaga semakin produktif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta dinamika dunia usaha.
Poltekkes Kemenkes Denpasar Edukasi Kader PKK Banjar Pekuwon tentang Cuci Tangan untuk Cegah Diare
5Wujud Solidaritas, LPD Se-Bali Salurkan Bantuan untuk Pemulihan LPD Desa Adat Cempaga Pasca Kebakaran
6Kantor LPD Desa Adat Cempaga dan Warung Makan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta
6Relawan Donor Darah dan Tenaga Sukarela Kelurahan Cempaga Dikukuhkan, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan
7Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM di Kelurahan Cempaga
LURAH CEMPAGA
Ida I Dewa Anom Sudarta, S.T.