Oleh : | 03 Agustus 2026 | Dibaca : 6 Pengunjung
|
| Poltekkes Kemenkes Denpasar Edukasi Kader PKK Banjar Pekuwon tentang Cuci Tangan untuk Cegah Diare |
Bangli – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit diare, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Denpasar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini mengusung tema "Model Edukasi Cara Mencuci Tangan yang Benar terhadap Upaya Pencegahan Diare di Kelurahan Cempaga Kabupaten Bangli."
Diare merupakan salah satu penyakit endemis di Indonesia yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan masih menjadi penyebab tingginya angka kesakitan serta kematian, khususnya pada balita. Di Kabupaten Bangli, penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena angka kejadiannya relatif tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dikoordinasikan oleh Ida Erni Sipahutar, S.Kep., Ns., M.Kep. bersama tim yang terdiri dari Ni Nyoman Hartati, S.Kep., Ns., M.Kes. dan Ns. Luh Gede Ari Kresna, S.Kep., M.Kep., serta didukung oleh tiga mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan Mei dan Juli 2026, dengan sasaran sebanyak 45 anggota PKK Banjar Pekuwon. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pengabdian berlangsung mulai Maret hingga Oktober 2026, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, hingga evaluasi.
Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan mengenai penyakit diare dan praktik mencuci tangan yang benar. Selanjutnya, tim pengabdian memberikan penyuluhan melalui pemaparan materi menggunakan modul edukasi, dilanjutkan dengan demonstrasi enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun sesuai standar kesehatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Setelah seluruh materi disampaikan, peserta kembali mengisi kuesioner sebagai bagian dari evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah mengikuti edukasi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan serta keterlibatan aktif dalam praktik mencuci tangan.
Koordinator kegiatan, Ida Erni Sipahutar, menjelaskan bahwa anggota PKK diharapkan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) dalam menyebarluaskan informasi kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
"Ibu-ibu PKK yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan informasi kepada keluarga maupun masyarakat sehingga budaya mencuci tangan menggunakan sabun dapat menjadi kebiasaan sehari-hari dalam upaya mencegah diare dan penyakit menular lainnya," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, anggota PKK Banjar Pekuwon juga diharapkan secara rutin mendemonstrasikan praktik mencuci tangan yang benar pada setiap kegiatan PKK bulanan. Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya membangun perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan perangkat Kelurahan Cempaga. Klian Banjar bersama masyarakat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya edukasi kesehatan yang dinilai sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada seluruh anggota keluarga sehingga manfaatnya semakin luas.
Lurah Cempaga juga menyampaikan apresiasi kepada Poltekkes Kemenkes Denpasar atas komitmennya dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pemerintah Kelurahan Cempaga berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Program pengabdian kepada masyarakat oleh Poltekkes Kemenkes Denpasar ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun, mulai tahun 2026 hingga 2029, dengan berbagai kegiatan edukasi kesehatan yang menyasar masyarakat Kelurahan Cempaga. Melalui program ini diharapkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat Kelurahan Cempaga yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
Poltekkes Kemenkes Denpasar Edukasi Kader PKK Banjar Pekuwon tentang Cuci Tangan untuk Cegah Diare
5Wujud Solidaritas, LPD Se-Bali Salurkan Bantuan untuk Pemulihan LPD Desa Adat Cempaga Pasca Kebakaran
6Kantor LPD Desa Adat Cempaga dan Warung Makan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta
6Relawan Donor Darah dan Tenaga Sukarela Kelurahan Cempaga Dikukuhkan, Perkuat Kepedulian Kemanusiaan
6Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM di Kelurahan Cempaga
LURAH CEMPAGA
Ida I Dewa Anom Sudarta, S.T.